Tips Penting Untuk Para Pemula Bisnis Jual Beli Mobil Bekas

Akhir-akhir ini banyak masyarakat kita yang tertarik untuk meggeluti bisnis jual beli mobil bekas, dikarenakan keuntungan yang didapat memang sangat menjanjikan. Kendati mobil bekas, namun modal yang kita perlukan juga terbilang cukup besar lho. Tak hanya modal, ada pula beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan dalam menjalani bisnis ini. Terutama untuk para pemula, dimana mereka ini masih belum terlalu paham. Tanpa banyak panjang lebar lagi, berikut di bawah ini ada beberapa tips untuk para pemula bisnis jual beli mobil bekas :

1. Harus Tahu Momentum Yang Tepat

Mengetahui momentum yang tepat dalam bisnis jual beli mobil bekas, merupakan salah satu cara agar anda bisa menggapai apa yang namanya sukses. Momentum yang tepat itu sangat berkaitan erat dengan pemahaman anda pada aktivitas pasar yang menjadi target. Pada umumnya, pasar mobil bekas itu sebagian besarnya berasal dari mobil keluarga dengan ekonomi menengah. Tak hanya itu, pasar mobil bekas juga kebanyakan berasal dari para petani mapan. Biasanya mereka akan membeli mobil bekas pada musim panen tiba.

Disamping itu, mereka juga akan membeli mobil yang tergantung dengan hasil panen dan harga jual hasil panennya. Oleh karena itu, anda harus mencermati akan hal tersebut. Dalam hal ini, anda harus mewaspadai ketika terjadinya gagal panen atau harga komoditas yang menurun dipasaran. Kondisi ini pun kerap terjadi, sehingga penurunan harga komoditasnya juga akan mempengaruhi pada penurunan harga mobil.

2. Kelengkapan Dokumen Mobil Adalah Hal Yang Wajib

Jika tidak ingin dianggap sebagai penjual mobil bodong, tentu saja kelengkapan dokumennya haruslah lengkap. Pasalnya, salah satu hal yang selalu dipertanyakan oleh para konsumen sebelum membeli mobi bekas, yakni tentag kelengkapan dokumen kendaraan. Maka dari itu, pastikan bahwa dokumen mobil seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan BPKP (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) sudah lengkap. Nah, kedua surat tersebutlah yang menjadi penentu dalam legal atau ilegalnya sebuah kendaraan.

3. Meningkatkan Harga Jual Mobil Dengan Sentuhan Perbaikan

Anda tidak boleh menipu konsumen, hanya semata-mata karena ingin mendapatkan keuntungan besar. Ya, misalkan saja anda mengatakan kepada konsumen, bahwa kondisi mobilnya masih mulus (padahal tidak dilakukan perbaikan). Dalam hal ini, anda juga harus mengeluarkan modal lagi untuk memberi sentuhan perbaikan mulai dari cat mobil yang sudah mengelupas, kaca yang agak pecah, dan komponen lain yang sekiranya harus diperbaiki. Dengan melakukan perbaikan terlebih dahulu, tentu saja para konsumen akan merasa puas berbelanja di showroom anda.

4. Usahakan Untuk Tidak Bertransaksi Dengan Calo Atau Makelar

Salah satu kesalahan fatal yang bisa membuat bisnis mobil bekas anda rugi, yakni melakukan transaksi dengan para calo alias makelar. Mengapa demikian? Pasalnya, para calo ini tentunya akan memaksa anda untuk mengoceh kantong lebih dalam lagi. Tak hanya itu saja, bertransaksi dengan para calo juga dapat membuat anda tidak akan bisa mengetahui kondisi mobil yang sebenarnya. Maka dari itu, anda diharuskan untuk terjun langsung agar terhindar dari kasus-kasus penipuan atau hal-hal lainnya yang bisa merugikan.

5. Utamakan Mobil-mobil Yang Laris Dipasaran

Mengingat anda sebagai pebisnis jual beli mobil bekas dan bukan sebagai collector mobil, maka prioritaskanlah mobil-mobil yang paling laris dipasaran.

Itulah beberapa tips penting bagi para pemula bisnis jual beli mobil bekas, yang semoga saja bisa anda jadikan sebagai bahan inspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *